GfWoBUY9Tpz9TpziGfM5BSWoTY==

Waspada! Ini 5 Dampak Kekurangan Vitamin K

Ilustrasi Vitamin K

Vitamin K merupakan salah satu jenis vitamin yang wajib untuk dipenuhi kebutuhannya setiap harinya. Ini disebabkan oleh peran pentingnya dalam fungsi tubuh.

Fungsinya meliputi optimalisasi kesehatan tulang dan pemeliharaan kesehatan jantung. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan.

Namun, apa saja dampak kekurangan vitamin K yang sebaiknya diwaspadai?

Dampak Kekurangan Vitamin K

Selain berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan jantung, vitamin ini juga memiliki peran krusial dalam proses pembekuan darah. Vitamin K diperlukan oleh tubuh untuk menghasilkan protein selama proses pembekuan darah berlangsung.

Ketidakcukupan vitamin ini dalam tubuh dapat mengakibatkan sejumlah dampak negatif terhadap kesehatan. Berikut adalah dampak kekurangan vitamin ini:

1. Rentan terhadap perdarahan

Defisiensi vitamin ini dapat menyebabkan perdarahan, baik yang terlihat di luar tubuh maupun yang terjadi di dalam tubuh. Tanda-tanda perdarahan yang perlu diwaspadai melibatkan mudahnya memar, adanya gumpalan darah di bawah kuku, dan feses berwarna gelap akibat darah.

2. Menstruasi yang berkepanjangan

Ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan protein yang mendukung pembekuan darah pada kekurangan vitamin ini dapat mengakibatkan perdarahan menstruasi yang lebih banyak dan berkepanjangan. Nyeri menstruasi juga dapat meningkat.

3. Proses penyembuhan luka yang lambat

Kekurangan vitamin ini mengakibatkan kurangnya protein yang diperlukan untuk mendukung pembekuan darah selama proses penyembuhan luka. Sebagai contoh, penelitian dalam Indian Journal of Pharmacology berjudul "Wound healing effects of topical Vitamin K: A randomized controlled trial" menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan vitamin ini dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

4. Gangguan pada kesehatan tulang

Defisiensi vitamin ini dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang, meningkatkan risiko masalah tulang seperti patah tulang, nyeri sendi, dan bahkan osteoporosis.

5. Gangguan jantung

Ketidakcukupan vitamin ini dapat mempengaruhi fungsi jantung. Kekurangan ini dapat menyebabkan kalsifikasi arteri karena peran vitamin K dalam mengatur kalsium untuk mencegah pembentukan plak.

Perlu diwaspadai Kekurangan Vitamin K pada Bayi

Beberapa faktor dapat menyebabkan kekurangan vitamin ini pada bayi baru lahir, seperti kadar vitamin K yang rendah dalam ASI, gangguan plasenta selama kehamilan, atau masalah hati pada bayi.

Ibu juga perlu mengetahui beberapa gejala ini agar kekurangan vitamin ini pada bayi bisa diatasi dengan baik. Berikut adalah tanda-tanda kekurangan vitamin ini pada bayi yang baru lahir:

  1. Perdarahan yang tidak sembuh dari tali pusar.
  2. Perdarahan melalui saluran pencernaan atau feses.
  3. Perdarahan berlanjut melalui penis pada bayi yang telah disunat.
  4. Perdarahan tiba-tiba di otak yang dapat membahayakan kesehatan bayi.

Itulah beberapa indikasi kekurangan vitamin ini pada orang dewasa dan bayi. Jika mengalami kekurangan ini, penting untuk memenuhi kebutuhan dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin ini.

Comments0


Dapatkan update informasi pilihan dan terhangat setiap hari dari Rafadhan Blog. Temukan kami di Telegram Channel, caranya klik DISINI